Monday, 20 Nov 2017
 
 
ORMAS ISLAM DI KOTA SUKABUMI DEMO KEKERASAN DI MYANMAR PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 06 September 2017 07:00

ORMAS ISLAM DI KOTA SUKABUMI DEMO KEKERASAN DI MYANMAR

JUANDA, (Humas Setwan).- Massa yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Sukabumi menggelar aksi solidaritas menyikapi kekerasan yang terjadi di Rakhiine, Rohingya Myanmar, Selasa (5/9).

 

 

Sambil melantunkan takbir dan sholawat, peserta aksi awalnya melakukan longmarch berkeliling di ruas JALAN Kota Sukabumi, untuk menyuarakan agar kekerasan di Rakhiine Rohingya dihentikan, serta membawa spanduk dengan berbagai tulisan yang mendesak, agar pelaku eksekusi secara sistematis di Rohingya diajukan ke Mahkamah Internasional sebagai kejahatan kemanusian.

Massa bergerak mulai dari Lapang Merdeka Kota Sukabumi, menuju Jalan A. Yani, Jalan Gudang, Jalan RE. Martadinata, Jalan Sisiwangi dan dan  Jalan R. Syamsudin, serta berakhir di Jalan Ir. Djuanda depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi.

Presidium Aliansi Ormas Islam Sukabumi, Fathurrahman yang mengawali orasi menyerukan, agar mayarakat Indonesia berdoa berasama dan menyatakan sikapnya mendesak pemerintah Indonesia untuk mengusir duta besar Myanmar, dan memanggil Duta Besar Indonesia di Myanmar.

Selain itu, tandas Pimpinan FPI tersebut, mendesak agar Pemerintah Indonesia untuk menghentikan hubungan diplomatik dengan Myanmar. Dinyatakan pula, agar Pemerintah Indonesia untuk mengirimkan Pasukan Garuda Perdamaian ke Myanmar sebagai aksi kemanusiaan.

“Kepada Warga Muslim khususnya, meminta untuk membaca doa qunut nazilah memanjatkan doa secara khusus untuk saudara-saudara kita di Rohingya yang jelas-jelas di dzalimi Penguasa Mayoritas Non-Muslim, di bawah Pimpinan Aung San Suu Kyi Pemenang Nobel Perdamaian itu,” ungkapnya.

Dalam pada itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi dan Ketua Komisi I Muhamad Faisal dan sejumlah Anggota DPRD, mengikuti jalannya aksi kemanusiaan tersebut dengan khidmat. Kepada para Wakil Rakyat Fathurrahman atas nama umat muslim khususnya di Sukabumi, mengharapkan  aspirasi dan pernyataan sikap kemanusiaan untuk disampaikan langsung melalui faximile ke DPR RI.

“Selain itu Kami juga meminta pelaku genosida dan pembantaian di Rohingya diajukan ke Mahkamah Internasional, dan Pemerintah Indonesia melakukan langkah responsif untuk menghentikan pembantaian etnis Rohingya Myanmar,” tegasnya.

 

Sementara, do’a dan dzikir bergema untuk saudara-saudara Muslim Rohingya, di Lobbying DPRD oleh puluhan santri dan santriwati, yang dipimpin KH. Fajar Laksana. (B/Bay/Mz/Oge)