Selamat Datang di Wabsite Resmi
DPRD Kota Sukabumi
Wednesday, 26 Sep 2018
 
 
  • Photo Title 1
  • Photo Title 2
  • Photo Title 3
  • Photo Title 4
  • Photo Title 5
GABUNGAN ORMAS ISLAM DAN NASIONALIS DATANGI DPRD KOTA SUKABUMI, TOLAK LGBT PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 26 January 2018 18:07

GABUNGAN ORMAS ISLAM DAN NASIONALIS DATANGI DPRD KOTA SUKABUMI, TOLAK LGBT

Juanda, (Humas Setwan).-

Sekitar ratusan orang dari Gabungan Organisasi Massa Islam dan Nasionalis, Jum’at (25/1’18), mendatanagi Gedung DPRD Kota Sukabumi. Massa tersebut, dikawal Satuan Polresta Sukabumi dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Sukabumi, berorasi di luar Gedung DPRD.

Sebelumnya, mereka yang mayoritas para Santri dan sebagian Aktivis Ormas Islamdan Ormas Nasionalis ini longmarch dari depan Pendopo Sukabumi melewati jalan Ahmad Yani, Ir H Djuanda, berakhir di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi. Mereka berorasi secara bergantian di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Kota Sukabumi khususnya, untuk menolak LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Orasi tersebut, secara langsung disaksikan oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi, Walikota Sukabumi HM. Muraz, dan Kapolresta AKBP Susatyo Condro Purnomo, dalam iringan hujan rintik-rintik. Dalam statemennya, DPRD, Pemkot, dan Forum Pimpinan Daerah, menurut Yunus Suhandi, dengan tegas menolak adanya praktek LGBT di Kota Sukabumi.

Sejumlah para santri dan ulama serta perwakilan Organisasi Nasionalis’ dalam orasinya pada umumnya menyatakan, bahwa LGBT itu jelas-jelas bertentangan dengan Al-Quran dan Sunah Rasulullah S.A.W. Pada ujung demonstrasi, Pimpinan Pontren Al Fath, KH. Fajar Laksana, mengakhirinya dengan doa. Khusus dalam do’anya, Dia sempat mengingatkan, bahwa Kota Sukabumi dibawah naungan Gunung Gede, dan dengan Jihad Kbijakan Forum Pimpinan Daerah Kota Sukabumi dengan tegas menolak LGBT, kita akan terhindar dari azab Allah dengan naungan damai Gunung Gede karena  kasih sayang-Nya, kita menta’ati-Nya menjauhi berbagai kemaksiatan.

Kemudian perwakilan massa, secara resmi diterima Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi bersama Walikota HM. Muraz, dan Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Condro Purnomo, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi  
untuk berdialog, yang pada ujungnya men-Perda-kan LGBT oleh Pihak Pemerintahan Kota. Usai pertemuan, Ketua DPRD Yunus Suhandi mengatakan, sebetulnya LGBT belum bisa di-Perda-kan karena di Pusatnya belum ada Peraturan Perundang-undangannya. Namun, kata Yunus, Pemerintahan Kota Sukabumi mau melakukan “Potong Kompas” dengan menyurati langsung DPR RI. (B/Bay/Mz/Jang/Oge)