Tuesday, 12 Dec 2017
 
 
PERINGATAN KE 53 HKN TAHUN 2017 DI KOTA SUKABUMI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 17 November 2017 14:23

PERINGATAN KE 53 HKN TAHUN 2017 DI KOTA SUKABUMI

Juanda, (Humas Setwan).- Upacara Peringatan Ke 53 HKN Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi, Senin (13/11’17), di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi. Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., bertindak selaku Pembina Upacara. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, para Asisten Daerah Setda Kota Sukabumi, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, serta para tamu undangan lainnya.

Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K)., dalam sambutan yang disampaikan Walikota Sukabumi mengemukakan, Peringatan Ke 53 HKN (Hari Kesehatan Nasional) Tahun 2017, mengangkat Tema Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku. Tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga, yang menekankan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat. pada

Keluarga, kata Menteri, merupakan unit terkecil dan masyarakat yang menjadi inti Pembangunan Kesehatan, sesuai Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.”Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga, menekankan pada pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesehatan. Karena lingkungan keluarga memberikan dasar bagi seseorang, untuk memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang sehat. Oleh karenanya, semua pihak perlu terus berupaya, untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat, yang dimulai dari  lingkungan keluarga,” terangnya.

Selanjutnya Menteri menjelaskan, Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan Permenkes (Peraturan Menteri Kesehatan) RI Nomor 39 Tahun 2016, tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu, lanjutnya, Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, pada dasamya merupakan integrasi pelaksanaan program-program kesehatan, baik UKP (Upaya Kesehatan Perorangan) maupun UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) secara berkesinambungan, dengan target dan fokus kepada keluarga, berdasarkan data dan informasi dari Profil Kesehatan Keluarga.

Disamping itu juga dijelaskan, pendekatan pelayanan yang mengintegrasikan UKP dan UKM secara berkesinambungan dengan target keluarga, didasari data dan informasi dari profil kesehatan keluarga dan memberikan intervensi awal, apabila ada masalah kesehatan terhadap 12 indikator, seperti yang terdapat pada Pinkesga (Paket Informasi Kesehatan Keluarga).

“Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, terdapat 12 indikator pelayanan dasar kesehatan yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota, serta pencapaiannya harus 100 persen,” pungkasnya. (B/Bay/Mz/Oge)