Tuesday, 12 Dec 2017
 
 
PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SAAT INI KEKURANGAN PNS SEBANYAK 1.100 ORANG Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini kekurangan PNS (Pegawai Negeri Sipil) sebanyak 1.100 orang, di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Hal tersebut diakibatkan, karena Pemerinta PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 07 November 2017 09:59

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SAAT INI KEKURANGAN PNS SEBANYAK 1.100 ORANG

Juanda, (Humas Setwan).- Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini kekurangan PNS (Pegawai Negeri Sipil) sebanyak 1.100 orang, di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Hal tersebut diakibatkan, karena Pemerintah Kota Sukabumi, dalam kurun waktu selama 10 tahun terakhir, tidak mendapat jatah penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dari Pemerintah Pusat. Sedangkan jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang pensiun, dalam setiap tahunnya rata-rata antara 90 sampai dengan 120 orang. Hal tersebut diungkapkan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M.

Menurutnya, kondisi ini semakin sulit diatasi oleh Pemerintah Kota Sukabumi, sebab Pemerintah Pusat masih memberlakukan moratorium pengangkatan CPNS, serta sangat berdampak pada kekurangan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Pada awalnya, kata Walikota, jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi ini, mencapai 6.000 orang. Namun saat ini hanya tinggal tersisa sekitar 4.100 orang lagi. Adapun SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang paling banyak kekurangan PNS ini, yakni di sekolah-sekolah di lingkungan Dinas P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan) Kota Sukabumi, sehingga banyak sekolah yang mengangkat guru honorer atau TKS (Tenaga Kerja Sukarela), akibat bertambahnya Rombel (Rombongan Belajar) di setiap sekolah.

“Selain di sekolah-sekolah, kekurangan PNS ini juga terjadi di Tingkat Pemerintahan Kelurahan. Buktinya dari hasil evaluasi dan pendataan PNS di 33 Kelurahan yang tersebar di 7 Kecamatan se Kota Sukabumi, diantaranya ada Kelurahan yang hanya memiliki 2 orang PNS. Keadaan yang sama juga terjadi di bidang kesehatan, khususnya untuk tenaga dokter, karena banyak tenaga dokter yang memasuki masa pensiun. Adapun upaya untuk menutupi kekurangan tenaga dokter ini, Pemerintah Kota Sukabumi terpaksa mengangkat TKK (Tenaga Kerja Kontrak) dokter, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat,” lanjutnya.

Dari data tersebut, jelas Walikota, menunjukkan bahwa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang paling banyak kekurangan dan membutuhkan PNS ini, yakni di bidang pendidikan dan kesehatan, termasuk di Tingkat Pemerintahan Kelurahan, karena banyak PNS di SKPD tersebut yang pensiun. Sedangkan moratorium penerimaan CPNS yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat, dinilai oleh berbagai kalangan terlalu lama. Sebab sangat berdampak pada berkurangnya jumlah PNS, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Untuk itu, Walikota Sukabumi mengharapkan, agar Pemerintah Pusat dapat segera membuka kembali penerimaan CPNS, khususnya untuk Kota Sukabumi   (B/Bay/Mz/Oge)